Langsung ke konten utama

Cerita Ibu

Sore itu di Djakarta, 
Aku lihat keramaian tiada berhenti
Padahal itu hari bagi pekerja untuk bermimpi. 
Kurasa bukan Djakarta jika tidak seperti ini. 



....

Nak, semoga kamu bisa menikmati masa yang sama ketika aku kecil dulu. 
Atau mungkin hal yang lebih baik daripada itu. 
...

Benak Ibu khawatir karena kondisi kini 
Djakarta yang dulu penuh jawaban pasti
Berubah menjadi kota penuh misteri
tak menentu, terlihat semu dan tak pasti. 
Rasanya ingin sekali memilih berhenti, 
Tapi sama saja aku memilih pergi dan lari. 
Dan lagi tak selamanya itu menjadi solusi 

Butuh waktu untuk menarik diri
Sekalipun itu tentang pergi dan lari. 
Butuh energi untuk menarik diri. 
Sekalipun itu seperti mudah dihakimi. 

Yang terpenting dari semua ini
Butuh hari untuk aku dan diri sendiri
Butuh tempat untuk menenangkan hati
Butuh ruang untuk mencoba menahan diri
Butuh Tuhan agar aku tidak pergi dan lari. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

27 Juni 2018

Kapan kamu sadar bahwa ukiran ini semakin lama semakin dalam. Aku tak suka. Bukan karena tidak indah, melainkan sebaliknya terlalu indah sampai aku tak siap jika nanti harus direnovasi atau bahkan dimusnahkan secara paksa. Cinta.

Pertemuan Itu, Katanya Baik?

"Tidak ada hal yang lebih baik selain dipertemukan dengan orang baik."-Cr Kirana.. Terima kasih sudah bertanya.. Kirana.. Kamu tau? Begitu banyak jumlah manusia di dunia, namun kita tidak pernah tahu dengan siapa kita akan bertemu. Bahkan ketika di dalam kandungan, kita belum tahu menahu tentang bagaimana wajah ibu yang mengandung kita sampai ketika kita lahir. Lahir ke dunia baru dan mulai melihat matahari. Kirana, coba ingat-ingat.. Apa kamu pernah mendengar kalimat tegas nan lembut di atas? Aku baru saja mau bercerita tentang pengalamanku akan kalimat itu. Aku sekarang berusia 21 tahun.. Dalam setiap perjalanan pertemuanku dari dulu sampai sekarang, aku merasakan banyak hal yang bergejolak. Mulai dari tidak dianggap dalam pertemuan kemudian tidak disukai dalam pertemuan, diacuhkan bahkan dibenci, hingga sebaliknya yakni disukai dan dielu-elukan. Eits.. Lama-lama juga terbiasa. Semoga Kirana gak akan ngalamin pahit-pahitnya ya, berat.      ...

Kuberitahu Kamu Arti Rindu

Well , hari ini Jakarta mulai kembali cerah setelah beberapa minggu terakhir ia menderukan musik alam indah yang basah.. Hujan!  Kata sahabat remajaku disana, semesta sedang menemaniku dan meresponku saat itu.  Haha ada-ada saja!  Semua yang terjadi dan telah aku lalui patut disyukuri. Oh, bukan cuma aku yang patut bersyukur melainkan kita semua yang mendapatkan pengalaman dan pelajaran berharga disetiap nafas yang kita hembuskan.  Siang ini bersama dengan penantianku akan secangkir coffee mint yang punya kenikmatannya sendiri, aku melihat pemandangan sederhana namun bermakna.  Aku belajar dari sebuah pagar rumah di pinggir jalan yang tadi aku lewati sebelum akhirnya menanti secangkir coffee mint ku.  Jadi.. Aku dengar orang-orang bercerita tentang hal ini, bahwa: Ada kalanya ketika sekeras apapun kita berusaha menumbuhkan lumut dengan air hujan untuk menutupi lubang pagar yang dilubangi orang lain, lumut itu tumbuh dan berha...