Langsung ke konten utama

April Gerilya

Ya! Aku sedang bergerilya beberapa bulan lalu. 
Tapi baru sadar sekarang haha
Ternyata apa yang aku lakukan selama ini adalah berperang melawan beberapa hal yang datang dari dalam batin dan sedang aku perangi perlahan dan secara diam-diam.
Tapi karena sekarang udah diposting, artinya aku sudah tidak melakukannya lagi karena sudah bukan secara diam-diam. 



Tuhan............
Sukacita itu memang datangnya bisa dari mana saja, tapi percuma ketika sukacita menjemput kemudian diri sendiri berdiam dan tidak berpindah sekalipun melangkah setitik saja.
Ada yang merasa sedang mengalaminya? 
DOR! 
Segera sadar ya.. Jangan lama-lama, kasian batinmu. hihi

Maksudnya apa?
Hmm.. intinya sukacita itu tidak perlu bergantung pada orang lain. Ia hadir sebagai berkat dari Yang Kuasa dan akan melingkupi kita ketika kita mau jujur pada diri sendiri, mengenali diri sendiri dan mencintai diri sendiri.

Nah loh.. 

Hari ini aku spesial mau sapa kalian yang mungkin sudah lama mau tau cerita baru yang bisa bangkitin semangat kalian untuk melangkah esok hari. 
Sesingkat ini aja, semoga berkesan ya! 

Cerita lengkapnya?
Next yaaaaaaaaaa!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan Itu, Katanya Baik?

"Tidak ada hal yang lebih baik selain dipertemukan dengan orang baik."-Cr Kirana.. Terima kasih sudah bertanya.. Kirana.. Kamu tau? Begitu banyak jumlah manusia di dunia, namun kita tidak pernah tahu dengan siapa kita akan bertemu. Bahkan ketika di dalam kandungan, kita belum tahu menahu tentang bagaimana wajah ibu yang mengandung kita sampai ketika kita lahir. Lahir ke dunia baru dan mulai melihat matahari. Kirana, coba ingat-ingat.. Apa kamu pernah mendengar kalimat tegas nan lembut di atas? Aku baru saja mau bercerita tentang pengalamanku akan kalimat itu. Aku sekarang berusia 21 tahun.. Dalam setiap perjalanan pertemuanku dari dulu sampai sekarang, aku merasakan banyak hal yang bergejolak. Mulai dari tidak dianggap dalam pertemuan kemudian tidak disukai dalam pertemuan, diacuhkan bahkan dibenci, hingga sebaliknya yakni disukai dan dielu-elukan. Eits.. Lama-lama juga terbiasa. Semoga Kirana gak akan ngalamin pahit-pahitnya ya, berat.      ...

Surat Untuk Oma

Hai Oma!  Apa kabar?  “Siapapun berhak untuk bahagia”. Itu kalimat yang paling aku ingat dan aku rasakan dari orang yang mengatakannya kepadaku. Hai, oma! Aku rindu! Rindu sekali, bahkan berkali-kali. Terlalu banyak kenangan yang gak bisa aku ceritain satu-satu buat ngingetin oma tentang kenangan kita bersama. Yang pasti, semua kenangan kita itu keren banget, oma! Sekarang gak kerasa ya aku sudah sebesar ini, 21 tahun. Usia yang katanya menjadi batas usia ideal bagi perempuan untuk boleh menikah. Dan itu artinya, sudah sekitar 7 tahun lamanya kita gak ketemu ya, oma. Selama kita gak ketemu, aku gak pernah ragu sama ajaran yang sudah oma berikan dan tanamkan ke dalam keluarga. Bahwa keluarga adalah harta yang paling berharga dan satu kalimat pertanyaan yang masih aku ingat sampai sekarang adalah “Kalau oma udah ga ada, nanti siapa ya yang jadi penomor satu di keluarga ini?”. Tik tok, aku gak bisa jawab apa-apa. Waktu itu aku masih remaja SMP yang belum menget...

27 Juni 2018

Kapan kamu sadar bahwa ukiran ini semakin lama semakin dalam. Aku tak suka. Bukan karena tidak indah, melainkan sebaliknya terlalu indah sampai aku tak siap jika nanti harus direnovasi atau bahkan dimusnahkan secara paksa. Cinta.