Langsung ke konten utama

Kuliah? Betapa beruntungnya kamu!

"Kamu mau kuliah dimana?" "di... gatau, terserah aja mah dimana.."


Bukan itu, guys!
Kuliah itu perjalanan panjang yang bakal lo ukir di dalam bagian dari kehiudpan lo.
Akan menjadi salah satu memory penting.
Bukan orang tua lo yang kuliah!
Kebanyakan pelajar jaman sekarang dalam hal kuliah, bahkan masih ditentukan harus berkuliah dimana dan harus jurusan apa, padahalnya mereka sudah menetapkan pilihan sesuai dengan passion yang mereka miliki.

Bagaimana mungkin lo nyia - nyia'in kesempatan buat milih jalan lo sendiri, bahwasannya orang tua  lo sendiri pun sudah merestui.

Well, kuliah itu bakal lo nikmatin senyaman mungkin kalau lo suka sama apa yang lo lakuin selama kuliah. Kalau lo fikir kuliah pasti cape, capean mana sama orang tua atau siapa pun yang nyari nafkah buat biayain lo kuliah? THINK AGAIN. :)

Guys, betapa indah masa kuliah saat lo gunain waktu lo bener - bener buat hal yang positif, buat mengharumkan nama bangsa. Ga usah jauh - jauh jadi mentri di negeri ini dalam usia muda, bukan itu maknanya. Jadilah diri lo sendiri, yang bisa buat lo seneng sekaligus bangga terhadap diri lo dan jadikan bibit - bibit bakat didalam diri lo sebagai bekal masa depan.

Di luar sana, ketika lo berdiri bersama seluruh pelajar Indonesia, lo adalah 1 dari sekitar 50 orang pelajar yang beruntung yang bisa kuliah. Setidaknya ada 49 ora
ng yang nasibnya kurang beruntung dalam hal kuliah dari tiap - tiap orang yang bisa kuliah. Tapi apa? Mereka punya alernatif lain yang bisa mereka lakuin and make the change of their life.


So, what are you waiting for?


List your dream, pray for your step and draw your strategy.

Do the best on your life.

Love your self and world will love you.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

27 Juni 2018

Kapan kamu sadar bahwa ukiran ini semakin lama semakin dalam. Aku tak suka. Bukan karena tidak indah, melainkan sebaliknya terlalu indah sampai aku tak siap jika nanti harus direnovasi atau bahkan dimusnahkan secara paksa. Cinta.

Kata untuk Tuhanku

Kemari,  Ada kata yang ingin kubukukan dalam ruang tanpa batas jarak dan waktu meskipun banyak dari antaranya yang tidak ingin aku bukukan di sana. Ada beberapa bait kata yang lebih baik tersimpan dan terbuka bagi mereka yang kuizinkan saja.  Kata hari ini adalah kata tentang Tuhan.  Dia baik!  Teramat baik, karena menyelamatkanku dari bahaya yang mencekam kalau aku ingat-ingat sekarang.  Hiiii.....  Serem deh hehe  Gak nyangka aja, ada manusia seperti itu di sekitar lingkungan yang aku kira isinya baik-baik aja.  Tuhan, Dia pelindung yang baik, penjaga Yang Maha, Bapaku yang setia. Bersyukur dan bersyukur..  Mungkin kemarin gelap melingkupi aku terlalu lama sampai aku sulit melihat cahaya.  Tidak ada lagi kata yang ingin ku bukukan, selain Terima kasih Tuhan Yesusku.  :) 

Surat Untuk Oma

Hai Oma!  Apa kabar?  “Siapapun berhak untuk bahagia”. Itu kalimat yang paling aku ingat dan aku rasakan dari orang yang mengatakannya kepadaku. Hai, oma! Aku rindu! Rindu sekali, bahkan berkali-kali. Terlalu banyak kenangan yang gak bisa aku ceritain satu-satu buat ngingetin oma tentang kenangan kita bersama. Yang pasti, semua kenangan kita itu keren banget, oma! Sekarang gak kerasa ya aku sudah sebesar ini, 21 tahun. Usia yang katanya menjadi batas usia ideal bagi perempuan untuk boleh menikah. Dan itu artinya, sudah sekitar 7 tahun lamanya kita gak ketemu ya, oma. Selama kita gak ketemu, aku gak pernah ragu sama ajaran yang sudah oma berikan dan tanamkan ke dalam keluarga. Bahwa keluarga adalah harta yang paling berharga dan satu kalimat pertanyaan yang masih aku ingat sampai sekarang adalah “Kalau oma udah ga ada, nanti siapa ya yang jadi penomor satu di keluarga ini?”. Tik tok, aku gak bisa jawab apa-apa. Waktu itu aku masih remaja SMP yang belum menget...